Apakah Hamil Dibawah Usia 20 Tahun Berbahaya?

Apakah Hamil Dibawah Usia 20 Tahun Berbahaya?

Bagi para pasangan yang baru menikah kehamilan merupakan suatu kondisi yang di idam-idamkan karena dengan adanya buah hati keluarga mereka terasa lengkap. Namun bagi pasangan yang menikah dengan wanita masih di bawah umur menginginkan untuk segera hamil, lebih baik ketahui terlebih dahulu Apakah Hamil Dibawah Usia 20 Tahun Berbahaya?, nah untuk mengetahui berbahaya atau tidaknya mari simak artikel di bawah ini.

Apakah Hamil Dibawah Usia 20 Tahun Berbahaya?

Kehamilan adalah masa di mana seorang wanita membawa embrio atau fetus di dalam tubuhnya. Dalam kehamilan dapat terjadi banyak gestasi (misalnya, dalam kasus kembar, atau triplet/kembar tiga).

Fenomena hamil umur muda ternyata jadi latar belakang kematian banyak remaja perempuan di dunia. Remaja perempuan yang melahirkan di bawah umur 15 tahun, lima kali lebih berisiko meninggal didalam proses persalinan dibanding wanita umur 20 th. ke atas.

Menurut Info yang didapat berasal dari BKKBN, berdasarkan knowledge survei rancangan pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) th. 2016, angka kehamilan dan kelahiran pada remaja umur 10-19 th. capai 48,5 juta kasus di Indonesia. Selain itu, survei Pusat Unggulan Asuhan Terpadu Kesehatan Ibu dan Bayi th. 2013 yang dikutip Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memperkirakan bahwa tiap th. tersedia sekitar 2,1-2,4 juta perempuan yang laksanakan aborsi. Sebanyak 30 prosen di antaranya adalah remaja.

Bahaya Hamil Di Usia Terlalu Muda

Dibandingkan dengan yang hamil di usia 20-30 tahun, hamil dan melahirkan di bawah 18 tahun memang jauh lebih berisiko. Berikut ini beberapa risiko yang dapat terjadi:

  • Menyebabkan kecacatan fisik bagi bayi

Secara medis, suasana sel telur terhadap wanita umur muda yang berada di bawah 20 tahun belum benar-benar sempurna. Sehingga disaat dibuahi, dan berlangsung sistem fertilisasi, hal ini tambah akan menyebabkan efek berbentuk kecacatan secara fisik terhadap anaknya disaat lahir kelak. Hal ni disebabkan gara-gara sel telur yang belum sempurna, suasana ini  akan berakibat terhadap sistem pemisahan sel yang tidak sempurna, agar bisa menyebabkan kecacatan fisik berasal dari bayi.

  • Menyebabkan munculnya tekanan darah tinggi atau hipertensi

Bahaya pertama yang bisa nampak saat seseorang mengalami kehamilan di umur mudah atau kurang lebih dibawah 20 tahun adalah bisa mengakibatkan munculnya hipertensi dalam kehamilan. Hal ini disebabkan gara-gara berasal dari aspek medis dan kedokteran, sel telur terhadap wanita yang berusia 20an tahun belum kuat dan matang betul untuk mengalami kehamilan. Hal ini bakal mengakibatkan tekanan darah berasal dari wanita yang mengalami kehamilan terhadap umur mudah ini bakal meningkat.

Hipertensi atau tekanan darah tinggi ini bakal berdampak terlampau banyak khususnya saat seseorang sedang mengalami kehamilan. Hipertensi bisa mengakibatkan seseorang mengalami rasa pusing dan sakit yang berlebihan. Dapat meningkatkan potensi mengalami pendarahan terhadap selagi kehamilan.

  • Meningkatkan mungkin bayi lahir prematur

Bahaya lainnya yang mungkin bisa nampak seumpama seseorang hamil pada usia muda atau dibawah 20 tahunan adalah bisa tingkatkan efek kelahiran yang prematur. Kelahiran premature merupakan situasi dimana sang janin lahir dalam usia sebelum saat 9 bulan, atau dibawah 37 minggu. Kelahiran prematur bakal berdampak pada kehidupan dari si bayi ke depannya, dikarenakan umumnya bayi yang lahir prematur memiliki situasi tubuh yang cenderung lebih lemah dan ringan mengalami sakit.

  • Meningkatkan dampak terkena kanker serviks

Hal ini terjalin erat bersama dengan interaksi seksual yang ditunaikan oleh wanita terhadap usia muda. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa jadi muda seseorang jalankan interaksi seksual, maka perihal ini dapat menaikkan dampak seseorang mengalami kanker leher rahim atau kanker serviks. Kanker serviks merupakan silent killer, dimana bakal susah terdeteksi dan menjadi terhadap awal perkembangannya dan baru bakal menjadi setelah 10 – 20 th. berkembang di dalam rahim.

  • Meningkatkan resiko keguguran

Bahaya hamil di usia muda mungkin mampu muncul kalau seseorang mengalami kehamilan di usia muda adalah mampu tingkatkan resiko keguguran atau abortus. Ya, keadaan berasal dari rahim yang belum siap bersama dengan kehamilan pada usia muda dan dibawah 20 tahunan ini mampu membuat pertumbuhan dan termasuk pertumbuhan janin menjadi tidak normal. Efeknya adalah mungkin mengalami pendarahan yang terlampau hebat, yang pada kelanjutannya mampu membuat terjadinya keguguran.

  • Menyebabkan anemia pas kelahiran

Dampak lainnya dari bahaya hamil di usia muda adalah mampu sebabkan munculnya gangguan anemia. Terutama pada pas kelahiran, suasana tubuh yang tetap terlalu kecil bakal sebabkan bisa saja terjadinya pendarahan. Si ibu yang bakal melahirkan pun mengalami bisa saja tidak kuat menahan. Hal ini mampu menyebabkanya si ibu jadi kekurangan darah, sehingga menyebabkan gangguan anemia, lebih-lebih pada pas kelahiran.

  • Meningkatkan kecemasan dan juga depresi

Selain itu, dampak lainnya yang dapat muncul dari bahaya hamil di usia muda adalah depresi dan juga kecemasan. Mereka yang hamil pada usia muda, terutama 20 tahun kebanyakan belum memiliki kehidupan yang mapan dari segi ekonomi dan segi psikologis. Mereka yang berada pada usia 20 tahun kebawah masih memiliki kecenderungan untuk bermain-main dan juga belum matang dari segi mental. Hal inilah yang kemudian menjadi beban kecemasan, karena terjadi pertentangan di dalam pikirannya. Hal ini kemudian bisa saja berlanjut menjadi munculnya depresi dan juga stress.

Mengurangi Resiko Hamil Di Usia Muda

Meski risiko memiliki kandungan dan melahirkan di usia muda benar-benar tinggi, namun tersedia cara yang dapat diusahakan agar ibu selamat dan bayi dapat lahir bersama sehat, diantaranya adalah sbb :

  • Berkonsultasi teratur ke dokter kandungan. Fasilitas Puskesmas dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang jadi baik kini sangat mungkin orang yang udah mendaftar untuk memeriksakan kesehatan kadar dan bayinya secara gratis.
  • Jauhi obat-obatan terlarang, minuman keras, dan Mengkonsumsi barang-barang selanjutnya sebaiknya dihindari dikarenakan berisiko membahayakan janin.
  • Konsumsi makanan sehat. Terutama suplemen hamil yang memiliki kandungan asam folat 0,4 mg tiap hari untuk pertumbuhan proses saraf bayi.
  • Cari dukungan. Kamu dapat melacak bantuan dari kerabat dan kawan akrab paling dekat demi kesiapan mentalmu. Jangan mulai malu, ragu, atau takut untuk mengikuti bermacam penyuluhan perihal kesehatan seksual dan organ reproduksi yang ada. Selalu perkaya diri bersama bermacam informasi kesehatan dan keselamatan diri, terhitung dari bermacam style kekerasan seksual.
  • Temui seorang konselor atau grup konseling yang dapat membantumu beroleh informasi atau memicu ketentuan perihal hubungan, kehamilan, adopsi, maupun aborsi. Kamu dapat melacak sadar di Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia.

Nah setelah kita mengetahui resiko yang akan di dapatkan ketika hamil di usia terlalu mudah alangkah baiknya kita mengetahui juga pentingnya hamil di usia yang cukup.

Pentingnya Hamil Di Usia Yang Cukup

Kehamilan merupakan salah satu anugerah terindah yang dialami oleh suatu keluarga, khususnya seorang wanita. Ya, dengan adanya  ini, itu artinya akan ada orang baru yang akan hadir ke dalam sebuah keluarga. Karena itu, kehamilan merupakan salah satu periode dan juga momen yang akan sangat dijaga setiap detailnya. Dimana ketika dalam masa kehamilan, akan muncul banyak larangan, terutama dari segi pantangan makanan ibu hamil, agar tidak berpengaruh buruk pada perkembangan janin.

Ulasan beberapa beberapa bahaya yang dapat muncul ketika hamil pada usia muda, bisa menjadi acuan sebelum memutuskan untuk hamil di usia muda. Pada dasarnya memang secara seksual, sejak remaja, seorang wanita memang sudah bisa mengalami kehamilan. Namun demikian, ada baiknya usia seseorang mengalami kehamilan berada pada usia 22 tahun ke atas.

Itulah penjelasan lengkap mengenai bahaya jika hamil di usia muda, nah bagi anda yang ingin melakukan program hamil di usia muda alangkah baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter/bidan terdekat yang ada di wilayah anda.

Nah itulah jawaban dari pertanyaan Apakah Hamil Dibawah Usia 20 Tahun Berbahaya?, yang dapat kami jelaskan. Semoga apa yang telah di paparkan diatas dapat membantu anda dalam menentukan kehamilan di usia muda. Salam Sehat Dari Toko Zahra Herbal.

Baca Juga :

Testimoni Ladyfem

Manfaat Ladyfem Untuk Program Hamil

Apakah Menopause Dini Bisa Menular?

Manfaat Luar Biasa Dari Kurma Untuk Promil

Bagaimana Promil Untuk Wanita Penderita Vagina Kering? 

Post by : Obat Untuk Promil

 

One thought on “Apakah Hamil Dibawah Usia 20 Tahun Berbahaya?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *